Monday, 14 November 2011

Perit

Tak pernah ku pinta tuk bermandikan embun
Kerna ku hanya layak dengan sepalit lumpur
Tak pernah ku pinta tuk dibasahi dengan kasih
Kerna ku hanya layak dengan kata dusta

Hidupku bagai tak berpelita
Hidupku sunyi tanpa kata-kata
Hidupku umpama tunggul keseorangan
Hidupku bingit dengan caci-maki meraka

Aku kah yang digelar manusia? aku kah pendeta?
Kau tak pernah berkata, tapi aku yang merasa
Tujuh hari ku renangi airmata ku sendiri
Tujuh malam jua ku tak temu dengan lena
Tujuh pelita ku lintasi, namun cahaya tak kunjung tiba

No comments:

Post a Comment