Neon di kota menerangi malam
Haru-biru dengan tompok-tpmpok anak muda
Mencari jalan pulang, mencari jalan keluar
Jalan lurus telah mereka simpangkan
Lorong terang telah jua mereka kelamkan
Ke sana dan ke mari, mereka berlari
Kotak fikir mereka dihantui gelak ketawa
Hanya elibat mereka di kota metropolitan
Mencari kemewahan, mencari kepuasan
Namun yang dapat hanyalah kesengsaraan dan jalan songsang
Tiada pemisah antara mereka
Syaitan pendamping malam dan siang
Berkelana kamu wahai anak muda
Dabiklah dada sementara dunia masih bernyawa
Namun jangan pernah sesekali kau ucap yang kau tak beragama
Wujudnya permulaan ada juga pengakhiran
Masa berlalu tak undur ke belakang
Ingat lah pesan si tua kepadamu
nafsu yang dimanja, binasa kamu tak bernilai
No comments:
Post a Comment